Sabtu, 15 Oktober 2016

MATERI SINGKAT TENTANG DASAR ILMU STATIKA & TEGANGAN

DASAR ILMU STATIKA& TEGANGAN
            Ilmu statika pada dasarnya merupakan pengembangan ilmu fisika, yang menjelaskan kejadian alam sehari hari, yang berkaitan dengan kehidupan sehari hari dan yang berkaitan dengan gaya gaya yang bekerja pada sebuah benda.
1.      Gaya
Gaya adalah sesuatu yang menyebabkan deformasi pada suatu struktur. Gaya mempunyai besaran arah, digambarkan dalam bentuk vector yang arahnya ditunjukkan dengan anak panah, sedangkan panjang vector digunakan untuk menunjukan besarannya.
2.      Vektor Resultan
Sejumlah gaya yang bekerja pada suatu struktur dapat direduksi menjadi resultan gaya, maka konsep ini membantu dalam menyederhanakan permasalahan. Menghitung resultan gaya tergantung dari jumlah dan arah dari gaya gay tersebut.
Ada beberapa cara menghitung resultan gaya, yaitu antara lain :
- Metode penjumlahan dan pengurangan vector gaya.
Metode ini menggunakan konsep bahwa dua gaya atau lebih terdapat pada garis kerja gaya yang sama (segaris) dapat langsung dijumlahkan (sama/searah) atau dikurangkan (jika arahnya berlawanan.

- Metode segitiga dan segi banyak vector gaya.
Metode ini menggunakan konsep, jika gaya gaya yang bekerja tidak segaris, maka dapat digunakan cara Parallogram dan segitiga gaya. Metode tersebut cocok jika gaya gayanya tidak banyak, Namun jika terdapat lebih dari dua gaya, maka harus disusun suatu sefi banyak gaya. Gaya gaya kemudian disusun secara berurutan, mengikuti arah jarum jam.
Jika telah terbentuk segi banyak tertutup, maka penyelesaiannya adalah tidak ada resultan gaya atau resultan gaya sama dengan nol. Namun jika terbentuk segi banyak tidak tertutup, maka garis penutupnya adalah arah resultan gaya.

-Metode proyeksi vector gaya.
Metode proyeksi menggunakan konsep bahwa proyeksi resultan dari dua buah vector gaya pada setiap sumbu adalah sama dengan jumlah aljabar proyeksi masing masing komponennya pada sumbu yang sama.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar