Sabtu, 15 Oktober 2016

MATERI SINGKAT TENTANG DASAR ELEKTRONIKA

DASAR ELEKTRONIKA
            Dalam dunia elekronika kompnen ada beraneka ragam dan jenis namun dari kesemuanya itu dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu komponen aktif dan komponen pasif. Sebagai contoh komponen pasif adalah : resistor, inductor dan kapasitor sedangkan contoh komponen aktif adalah : diode, transistor, tyristor, opamp dan IC. Perbedaan yang mencolok antara keduanya adalah pada komponen pasif tidak mengubah bentuk gelombang sinyal ac yang diberikan kepadanya sdangkan komponen aktif dapat menyearahkan, menguatkan dan mengubah bentuk gelombang sinyal AC yang diberikan kepadanya.
1.      Tahanan (Resistor)
Resistor dapat disebut juga seabagai tahanan atau hambatan dimana resistor digunakan untuk menghambat aliran dari arus listrik yang diberikan. Resistor memiliki nilai yang disebut resistansi dalam satuan ohm dengan lambang omega. Berikut ada macam macam resistor yaitu trimpot, thermistor, light dependent resistor, potensiometer dan variable resistor.
            Kode warna resistor
Warna Cincin
Cincin I Angka ke 1
Cincin II Angka ke 2
Cincin III Angka ke 3
Cincin IV Pengalih
Cincin V Toleransi
Hitam
0
0
0
X10.0

Coklat
1
1
1
X10.1
+- 1%
Merah
2
2
2
X10.2
+- 2%
Jingga
3
3
3
X10.3

Kuning
4
4
4
X10.4

Hijau
5
5
5
X10.5

Biru
6
6
6
X10.6

Ungu
7
7
7
X10.7

Abu – abu
8
8
8
X10.8

Putih
9
9
9
X10.9

Emas



X10.-1
+- 5%
Perak



X10.-2
+- 10%
Tanpa Warna




+- 20%

2.      Kondensator (Capasitor)
Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yand dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan – bahan dielektrik yang umu dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik maka muatan muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki metalnya dan pada saat yang sama muatan muatan negative terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir ke ujung kutup negative dan sebaliknya muatan negative tidak bisa menuju ke kutup positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi. Kapasitor terdiri dari 3 macam yaitu kapasitor non polar, kapasitor bipolar dan kapasitor variable.
3.      Dioda
Dioda termasuk komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor. Dioda merupakan semikonduktor yang pertama ditemukan. Dioda memiliki fungsi yang uni yaitu hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja, itulah mengapa dioda disebut semikonduktor atau setengah penghantar.
Struktur diode tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.
4.      Thyristor
Thyristor berasal dari kata Yunani yang berate pintu. Dinamakan demikian barangkali karena sifat komponen ini yang mirip dengan pintu yang dapat dibuka dan dapat ditutup untuk melewatkan arus listrik.
Ada beberapa komponen yang termasuk thyristor anatara lain adalah komponen – komponen thyristor yang dikenal dengan sebutan SCR (Silicon Controlled Rectifier), TRIAC dan ADAC.
Ciri – cirri utama dari sebuah thyristor adalah komponen yang terbuat dari bahan semikonduktor silicon. Walaupun bahannya sama, tetapi struktur P-N junction yang dimilikinya lebih kompleks dari pada bipolar. Komponen thyristor lebih digunakan sebagai saklar daripada sebagai penguat arus atau teganagan seperti halnya transistor.
5.      Transistor
Transistor merupakan diode dengan dua sambungan. Sambungan itu membentuk transistor PNP dan NPN. Ujung – ujung terminalnya berturut – turut disebut emitor, base dan kolektor. Base selalu ada ditengah , diantar emitor dan kolektor.
E
B
C
N
P
N


E
B
C
P
N
P



Tidak ada komentar:

Posting Komentar