Sabtu, 15 Oktober 2016

MATERI SINGKAT TENTANG TURBIN GAS

TURBIN GAS
Prinsip turbin gas engine pada dasarnya memanfaatkan energy kinetis atau aliran dari panas hasil pembakaran bahan bakar. Bagian utama dari turbin gas engine adalah :
A. Kompresor
Komprsor berfungsi untuk menghisap udaraa sekaligus memampatkan udara kedalam ruang bakar.

B. Ruang bakar
Udara yang dimampatkan oleh kompresor selanjutnya dibakar bersama bahan bakar pada ruang bakar ini. Di ruang bakar ini terdapat injector yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar dan terdapat busi yang berfungsi menyalakan campuran udara dan bahan bakar.

C. Turbin

Turbin terdiri dari sudut – sudut turbin yang berfungsi merubah energy kinetis yang berupa arus udara menjadi energy gerak putar. Selanjutnya energy gerak ini yang dipakai sebagai penggerak mula.

MATERI SINGKAT TENTANG SINYAL ANALOG & DIGITAL

SINYAL ANALOG & DIGITAL
1.      Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi.
Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk misyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejulah gelombang sinus.
Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar yaitu amplitude, frekuensi dan phase.
*Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
      *Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
      *Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
Jenis dan Karakteristik sinyal analog
a. Continuous linear : aplikasi control dengan canagkupan yang luas, pengolahan sinyalnya tidak rumit.
b.Continuous non-linear : dalam closed-loop control untu variable yang diukur dalam batas ukur yang sempit.

2.      Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentukpulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba –tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital mencapai jarak jangkauan pengiriman data yang relative dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasanya disebut bit.
Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10 dan 11. Secara umum jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
Jenis dan Karakteristik sinyal digital :
a.       Discontinuous multi-stage : Monitoring suatu aplikasi di mana satu isyarat tepat pada waktunya diperlukan ketika suatu batas nilai dicapai.

b.      Discontinuous Dual-stage : Monitoring koreksi ambang untuk penyesuaian berikutnya atau sesegera mungkin.

MATERI SINGKAT TENTANG PEKAKAS TANGAN & POWER TOOL

PENGGUNAAN PERALATAN & PERLENGKAPAN KERJA
            Penggunaan peralatan dan perlengkapan perbaikan dibedakan menjadi :
1.      Perkakas Tangan
   Yaitu perkakas yang pengoperasiannya menggunakan tangan. Macam – macam perkakas tangan antara lain :

A. Penggoresan
   Yang dimaksudkan dengan penggoresan adalah ialah penggambaran garis – garis pola penggarapan pada benda kerja yang akan digarap. Sebagai pedoman untuk pencantuman ukuran penggarapan digunakan gambar kerja.

   Supaya garis penggoresan dapat terlihat dengan jelas, maka benda kerja yang kasar dibubuhi pengolesan cairan kapur (kapur murni diaduk dengan air dan perekat) atau dipenuhi dengan gosokan kapur tulis. Seringkali juga digunakan lak hitam atau lak merah, misalnya pada bagian bagian tuangan dari logam ringan. Bidang benda kerja yang mengkilap diolesi dengan larutan viritol tembaga (garam tembaga + air), akan terbentuk suatu endapan tembaga yang memungkinkan penonjolan garis goresan dan sudut pemeriksaan sehingga terlihat dengan jelas.

B. Pemahatan
  
Pahat digunakan untuk memenggal pelat dan batang serta untuk penggarapan permukaan benda kerja secara kasar. Bentuk pahat berpedoman pada tujuan penggarapan , berikut jenis – jenis pahat :
*Pahat pipih                       *Pahat cukil
*Pahat Silang                      *Pahat alur
*Pahat penggal                   *Pahat tumbuk

   Pahat tumbuk misalnya pada penempaan. Pahat cukil untuk pengukiran hiasan. Pahat bundar dengan penyayat berbentuk setengah lingkaran untuk pencukilan lempeng pelat dan peyekatan yang berbentuk lingkaran. Pahat lubang dengan penyayat berbentuk lingkaran un tuk pencukilan lubang bundar pada lempeng penyekat dari karet, kulit dan lain lain.

C. Pengikiran
   Perkakas tangan terpenting untuk pengambilan serpih atau penggarapan benda kerja ialah kikir.

   Pembentukan serpih pada waktu pengikiran, gigi – gigi kikir yang terbentuk pasak mengambil serpih – serpih kecil dari benda kerja, sehingga terjadi permukaan yang mengkilap.


         Kikir dibuat dari baja karbon tinggi yang disepuh keras dan dimudakan. Tangkainya dibiarkan lunak agar kuat. Badan kikir keras dan rapuh, karena itu semua kikir harus disimpan secara terpisah dan dilindungi untuk mencegah patah.

         Kikir – kikir dibedakan menurut bentuk gigi, jenis gurat, pembagian gurat, besar dan bentuk. Pemilihan kikir ditentukan oleh besar, bentuk dan bahan benda kerja serta banyaknya pengambilan serpih, mutu permukaan dan ketepatan pekerjaan kikir. Adapun macam – macam kikir menurut bentuknya dibedakan menjadi :
*Kikir lengan                            *Kikir pipih atau tipis
*Kikir kasar rata                      *Kikir bujur sangkar
*Kikir segitiga                          *Kikir bulat
*Kikir setengah bulat
            D. Penggergajian
         Gergaji digunakan untuk pemotongan benda kerja dan untuk penggergajian alur dan celah – celah di dalam benda kerja. Pada penuntunan gergaji secara tepat dapat dihasilkan bidang pemotongan yang datar dan licin serta potongan yang berukuran tepat dengan kerugian bahan yang sedikit.

         Gergaji tangan digunakan gergaji busur dengan gagang mendatar atau pegangan yang miring, gergaji sisipan dan untuk pekerjaan besar digunakan gergaji elektrik.
            E. Penguncian dan pemasangan
         Pada proses ini merupakan kunci utama dalam menggabungkan bagian – bagian komponen menjadi satu bagian utama guna mrakit benda kerja menjadi barang yang siap dipakai.

         Adapun peralatan perkakas yang diapaki pada proses penguncian dan memasang dapat dibedakan menjadi :
*Kunci pas , berfungsi untuk mengikat dan melepas mur atau baut.
*Kunci ring, berfungsi untuk mengikat dan melepas mur atau baut segi enam.
*Kunci sock (socket wrench), berfungsi untuk melepas dan mengencangkan baut yang letaknya masuk kedalam
*Kunci inggris (shifting spanner),berfungsi untuk membuka atau menungeraskan mur atau baut dengan ukuran sedang dan besar.
*Kunci pipa (monkey wrench), berfungsi untuk memegang dan menahan pipa yang sedang diproses.
*Tang, berfungsi untuk menjepit, memotong, menahan, memuntir atau menekuk benda kerja.
*Obeng plus dan minus, berfungsi untuk membuka atau mengeraskansekrup, mur dan baut. Kepala pipih tebal untuk pekerjaan berat, kepala bintang untuk baut berkepala silang.
*Ragum dan klem, berfungsi untuk menjepit, menahan dan menekuk benda kerja

            F. Pengguntingan
         Pada pengguntingan, benda kerja diberi beban geser diantara dua penyayat yang satu sama lain saling menggeser sehingga melampaui kekuatan gesernya dan dengan cara demikian benda kerja dapat di pisahkan. Dibawah pengaruh pengguntingan berturut – turut penakikan, penyayatan dan pemutusan benda kerja.

            G. Pengetapan dan senai
         Tap senai adalah alat – alat untuk membuat ulir dalam dan ulir luar dengan tanagan. Tap dibuat dari baja karbon tinggi berkualitas baik yang disepuh keras dan dimudakan. Umumnya tap terdiri dari tiga perangkat tahapan, yaitu :
*Tap konis
*Tap antara
*Tap rata
Kesemua tap perangkat diatas beralur agar dapat mengeluarkan beram.

           Senai dibuat dari bahan baja cepat tinggi berkualitas baik. Senai terdiri dalam berbagai jenis yang berbentuk bulat, bujur sangkar, dapat digeser, belah dan mempunyai tungkai atau batang.

           Mur senai dapat pula dipergunakan untuk memperbaiki kerusakan uliran baut. Untuk itu dipergunakan kunci. Mur senai dibuat dari baja karbon tinggi di sepuh keras dan dimudakan.

POWER TOOL
            Power tool adalah suatu alat perkakas yang didukung oleh sebuah motor listrik, mesin bensin atau unit penggerak lainnya. Daya alat yang diapaki dikategorikan baik dan seimbang, sehingga alat tersebut bias dibawa kemana – mana. Contoh alat power tool :

1. Kompresor
            Adalah peralatan yang dapat menghasilkan udara tekan yang bisa berfungsi sebagai sumber tenaga, untuk pembersihan serta pengecetan dan lain lain.
2. Mesin Bor
            Adalah alat yang digunakan untuk membuat lubang. Macamnya ada dua yaitu bor tangan dan bor duduk.
3. Mesin Geinda
            Adalah alat yang berguna untuk menghaluskan benda hasil kerja dan sekaligus bias digunakan sebagai alat potong.


MATERI SINGKAT TENTANG AC

AIR CONDITIONER (AC)
PADA MOBIL
A.     Pengertian Air Conditioner (AC)
   Ac (Air Conditioner) adalah suatu rangkaian peralatan (komponen) yang berfungsi untuk mendinginkan udara didalam kabin agar penumpang dapat merasa segar dan nyaman.

B.     Komponen-Komponen AC dan Fungsinya
1. Kompresor (Compressor)
Berfungsi untuk memompakan refigeran yang bebentuk gas agar tekananya meningkat sehingga mengakibatkan temperaturnya meningkat.

2. Kopling Magnet (Magnetic Clutch)
Adalah perlengkapan kompresor yaitu suatu alat yang dipergunakan untuk melepas dan menghubungkan kompresor dengan putaran engine. Peralatan stator, rotor, dan preasure plate. Sistem kerja dari alat ini adalah elektromagnetik.

3.Kondesor (Condenser)
Berfungsi untuk menyerap panas pada refigeran yang telah dikompresikan oleh kompresor dan mengubah refigeran yang berbentuk gas menjadi cair (dingin).

4.Dryer/Receiver
Berfungsi untuk menampung refigeran cair untuk sementara, yang selanjurnya mengalirkannya ke evaporator melalui expansi valve sesuai dengan beban pendingin yang dibutuhkan. Selain itu Dryer/Receiver juga berfungsi sebagai filter untuk menyaring ua air dan kotoran yang dapat merugikan siklus refigeran.

5.Expansion Valve
Berfungsi untuk mengabutkan refigeran kedalam evaporator agar refigeran cair dapat segera berubah menjadi gas.

6. Evaporator
Merupakan kebalikan dari kondensor, komponen ini berfungsi untuk menyerap panas dari udara yang melalui sirip-sirip pendingin evaporator sehingga udara tersebut menjadi dingin.

C.     Cara KerjaAC Mobil
1. Kompresor berputar menekan gas refigeran dari evaporator yang bertemperatur tinggi. Dengan bertambahnya tekanan dan temperaturnya juga semakin meningkat. Hal ini diperlukan untuk memudahkan pelepasan refigeran.




2. Gas refigeran yang bertekanan dan bertemperatur tinggi masuk kedalam kondensor. Didalam kondesor ini, panas refigeran dilepaskan dan terjadilah pengembunan (kondensasi). Akibatnya refigeran berubah menjadi zat cair.

3. Cairan refigeran ditampung oleh dryer/receiver untuk disaring sampai evaporator membutuhkan refigeran/

4. Expansion valve memancarkan refigeran cair ini sehingga berbentuk gas dan cairan yang bertemperatur dan bertekanan rendah.

5.Gas refigeran yang dingin dan berembun ini mengalir ke dalam evaporator. Untuk mendinginkan udara yang mengalir melalui sela-sela sirip evaporator, sehingga udara tersebut menjadi dingin seperti yang dibutuhkan oleh para penumpang mobil.

6. Gas refigeran kembali mengalir ke kompresor untuk dicairkan kembali di kondensor.

MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN PIPA/SELANG AC

PEMERIKSAAN PIPA/SELANG AC
1.      Periksa apakah ada selang/pipa AC yang gepeng, terlipat atau kerpos. Jika ada ganti dengan yang baru.
2.      Periksa keamanan penempatan selang atau pipa AC. Selang atau Pipa AC tidak boleh dekat dengan panas, komponen berputar atau bergetar keras.

3.      Jika melakukan pembokaran selang atau oleskan oli refigeran ke permukaan pipa yang akan disambung. Ring 0 harus diganti setiap dibongkar.

MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN KONDENSOR

PEMERIKSAAN KONDENSOR
1.      Periksa kemungkinan adanya kotoran yang menempel pada sirip sirip kondensor.
2.      Jika terdapat kotoran yang menempel seperti debu, daun, kertas dan sebagainya bersihkan dengan disikat kemudian di sempeot dengan air.

3.      Periksa sirip sirip kondensor jika ada yangrusak, bengkok atau terlipat perbaiki dengan meluruskannya.

MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN KOMPRESOR

PEMERIKSAAN KOMPRESOR
1.      Periksa tegangan sabuk antara roda puli kopling magnet kompresor dengan roda puli poros engkol. Tekan di bagian tengah sabuk dengan ibu jari. Peyimpangan yang baik antara 6 – 10 mm.
2.      Setel tegangan sabuk sesuai spesifikasi pada buku manual.
3.      Periksa kondisi sabuk mungkin retak – retak, using atau berserabut. Jika sudah tidak layak pakai sebaiknya ganti saja dengan yang baru.
4.      Periksa jalannya sabuk pada puli apakah berjalan lurus ataukah terpuntir. Jika sabuk terpuntir perbaiki dengan menggeser sabuk atau melepas sabuk dan memasangnya kembali.
5.      Periksa baut/mur pengikat kompresor. Baut/mur harus mengikat dengan kuat dank eras.
6.      Periksa kemungkinan adanya kebocoran oli pada poros kompresor. Bagian yang bocor biasanya terdapat endapan berwarna kuning dan kotor. Kebocoran oli biasanya disertai dengan kebocoran Freon.
7.      Perbaiki kebocoran pada sambungan dengan mengeraskan sambungan tersebut secukupnya. Pengerasan yang berlebihan dapat mengakibatkan pipa retak.
8.      Periksa volume oli kompresor. Jika kurang tambahkan oli khusus secukupnya.
9.      Periksa kerja kopling magnet. Kopling magnet harus dapat menghubung dan memutus putaran dengan poros kompresor tanpa menimbulkan bunyi yang kasar. Bunyi yang timbul merupakan hal yang biasa ketika kopling magnet baru saja terhubung karena sabuk slip untuk menyesuaikan putaran.
10.  Jika komprsor dalam bekerja dalam keadaan normal bunyi kompresor halus. Jika bunyi kompresor kasar kemungkinan terdapat kerusakan di bagian dalam misalnya katup katup kendor, ring kompresi aus, piston kocak dan sebagainya.Untuk mencari asal bunyi gunakan stetoskop. Jika tidak ada stetoskop dapat menggunakan tongkat kayu sebagai bantuan.
11.  Periksa tahanan kumparan kopling magnet. Tahanan kumparan kopling magnet dalam keadaan AC tidak bekerja antara 3 – 4Ohm.
12.  Periksa Kemungkinan adanya hubungan singkat dengan bodi kopling magnet.