Sabtu, 15 Oktober 2016

MATERI SINGKAT TENTANG TURBIN GAS

TURBIN GAS
Prinsip turbin gas engine pada dasarnya memanfaatkan energy kinetis atau aliran dari panas hasil pembakaran bahan bakar. Bagian utama dari turbin gas engine adalah :
A. Kompresor
Komprsor berfungsi untuk menghisap udaraa sekaligus memampatkan udara kedalam ruang bakar.

B. Ruang bakar
Udara yang dimampatkan oleh kompresor selanjutnya dibakar bersama bahan bakar pada ruang bakar ini. Di ruang bakar ini terdapat injector yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar dan terdapat busi yang berfungsi menyalakan campuran udara dan bahan bakar.

C. Turbin

Turbin terdiri dari sudut – sudut turbin yang berfungsi merubah energy kinetis yang berupa arus udara menjadi energy gerak putar. Selanjutnya energy gerak ini yang dipakai sebagai penggerak mula.

MATERI SINGKAT TENTANG SINYAL ANALOG & DIGITAL

SINYAL ANALOG & DIGITAL
1.      Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi.
Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk misyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejulah gelombang sinus.
Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar yaitu amplitude, frekuensi dan phase.
*Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
      *Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
      *Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
Jenis dan Karakteristik sinyal analog
a. Continuous linear : aplikasi control dengan canagkupan yang luas, pengolahan sinyalnya tidak rumit.
b.Continuous non-linear : dalam closed-loop control untu variable yang diukur dalam batas ukur yang sempit.

2.      Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentukpulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba –tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital mencapai jarak jangkauan pengiriman data yang relative dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasanya disebut bit.
Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10 dan 11. Secara umum jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
Jenis dan Karakteristik sinyal digital :
a.       Discontinuous multi-stage : Monitoring suatu aplikasi di mana satu isyarat tepat pada waktunya diperlukan ketika suatu batas nilai dicapai.

b.      Discontinuous Dual-stage : Monitoring koreksi ambang untuk penyesuaian berikutnya atau sesegera mungkin.

MATERI SINGKAT TENTANG PEKAKAS TANGAN & POWER TOOL

PENGGUNAAN PERALATAN & PERLENGKAPAN KERJA
            Penggunaan peralatan dan perlengkapan perbaikan dibedakan menjadi :
1.      Perkakas Tangan
   Yaitu perkakas yang pengoperasiannya menggunakan tangan. Macam – macam perkakas tangan antara lain :

A. Penggoresan
   Yang dimaksudkan dengan penggoresan adalah ialah penggambaran garis – garis pola penggarapan pada benda kerja yang akan digarap. Sebagai pedoman untuk pencantuman ukuran penggarapan digunakan gambar kerja.

   Supaya garis penggoresan dapat terlihat dengan jelas, maka benda kerja yang kasar dibubuhi pengolesan cairan kapur (kapur murni diaduk dengan air dan perekat) atau dipenuhi dengan gosokan kapur tulis. Seringkali juga digunakan lak hitam atau lak merah, misalnya pada bagian bagian tuangan dari logam ringan. Bidang benda kerja yang mengkilap diolesi dengan larutan viritol tembaga (garam tembaga + air), akan terbentuk suatu endapan tembaga yang memungkinkan penonjolan garis goresan dan sudut pemeriksaan sehingga terlihat dengan jelas.

B. Pemahatan
  
Pahat digunakan untuk memenggal pelat dan batang serta untuk penggarapan permukaan benda kerja secara kasar. Bentuk pahat berpedoman pada tujuan penggarapan , berikut jenis – jenis pahat :
*Pahat pipih                       *Pahat cukil
*Pahat Silang                      *Pahat alur
*Pahat penggal                   *Pahat tumbuk

   Pahat tumbuk misalnya pada penempaan. Pahat cukil untuk pengukiran hiasan. Pahat bundar dengan penyayat berbentuk setengah lingkaran untuk pencukilan lempeng pelat dan peyekatan yang berbentuk lingkaran. Pahat lubang dengan penyayat berbentuk lingkaran un tuk pencukilan lubang bundar pada lempeng penyekat dari karet, kulit dan lain lain.

C. Pengikiran
   Perkakas tangan terpenting untuk pengambilan serpih atau penggarapan benda kerja ialah kikir.

   Pembentukan serpih pada waktu pengikiran, gigi – gigi kikir yang terbentuk pasak mengambil serpih – serpih kecil dari benda kerja, sehingga terjadi permukaan yang mengkilap.


         Kikir dibuat dari baja karbon tinggi yang disepuh keras dan dimudakan. Tangkainya dibiarkan lunak agar kuat. Badan kikir keras dan rapuh, karena itu semua kikir harus disimpan secara terpisah dan dilindungi untuk mencegah patah.

         Kikir – kikir dibedakan menurut bentuk gigi, jenis gurat, pembagian gurat, besar dan bentuk. Pemilihan kikir ditentukan oleh besar, bentuk dan bahan benda kerja serta banyaknya pengambilan serpih, mutu permukaan dan ketepatan pekerjaan kikir. Adapun macam – macam kikir menurut bentuknya dibedakan menjadi :
*Kikir lengan                            *Kikir pipih atau tipis
*Kikir kasar rata                      *Kikir bujur sangkar
*Kikir segitiga                          *Kikir bulat
*Kikir setengah bulat
            D. Penggergajian
         Gergaji digunakan untuk pemotongan benda kerja dan untuk penggergajian alur dan celah – celah di dalam benda kerja. Pada penuntunan gergaji secara tepat dapat dihasilkan bidang pemotongan yang datar dan licin serta potongan yang berukuran tepat dengan kerugian bahan yang sedikit.

         Gergaji tangan digunakan gergaji busur dengan gagang mendatar atau pegangan yang miring, gergaji sisipan dan untuk pekerjaan besar digunakan gergaji elektrik.
            E. Penguncian dan pemasangan
         Pada proses ini merupakan kunci utama dalam menggabungkan bagian – bagian komponen menjadi satu bagian utama guna mrakit benda kerja menjadi barang yang siap dipakai.

         Adapun peralatan perkakas yang diapaki pada proses penguncian dan memasang dapat dibedakan menjadi :
*Kunci pas , berfungsi untuk mengikat dan melepas mur atau baut.
*Kunci ring, berfungsi untuk mengikat dan melepas mur atau baut segi enam.
*Kunci sock (socket wrench), berfungsi untuk melepas dan mengencangkan baut yang letaknya masuk kedalam
*Kunci inggris (shifting spanner),berfungsi untuk membuka atau menungeraskan mur atau baut dengan ukuran sedang dan besar.
*Kunci pipa (monkey wrench), berfungsi untuk memegang dan menahan pipa yang sedang diproses.
*Tang, berfungsi untuk menjepit, memotong, menahan, memuntir atau menekuk benda kerja.
*Obeng plus dan minus, berfungsi untuk membuka atau mengeraskansekrup, mur dan baut. Kepala pipih tebal untuk pekerjaan berat, kepala bintang untuk baut berkepala silang.
*Ragum dan klem, berfungsi untuk menjepit, menahan dan menekuk benda kerja

            F. Pengguntingan
         Pada pengguntingan, benda kerja diberi beban geser diantara dua penyayat yang satu sama lain saling menggeser sehingga melampaui kekuatan gesernya dan dengan cara demikian benda kerja dapat di pisahkan. Dibawah pengaruh pengguntingan berturut – turut penakikan, penyayatan dan pemutusan benda kerja.

            G. Pengetapan dan senai
         Tap senai adalah alat – alat untuk membuat ulir dalam dan ulir luar dengan tanagan. Tap dibuat dari baja karbon tinggi berkualitas baik yang disepuh keras dan dimudakan. Umumnya tap terdiri dari tiga perangkat tahapan, yaitu :
*Tap konis
*Tap antara
*Tap rata
Kesemua tap perangkat diatas beralur agar dapat mengeluarkan beram.

           Senai dibuat dari bahan baja cepat tinggi berkualitas baik. Senai terdiri dalam berbagai jenis yang berbentuk bulat, bujur sangkar, dapat digeser, belah dan mempunyai tungkai atau batang.

           Mur senai dapat pula dipergunakan untuk memperbaiki kerusakan uliran baut. Untuk itu dipergunakan kunci. Mur senai dibuat dari baja karbon tinggi di sepuh keras dan dimudakan.

POWER TOOL
            Power tool adalah suatu alat perkakas yang didukung oleh sebuah motor listrik, mesin bensin atau unit penggerak lainnya. Daya alat yang diapaki dikategorikan baik dan seimbang, sehingga alat tersebut bias dibawa kemana – mana. Contoh alat power tool :

1. Kompresor
            Adalah peralatan yang dapat menghasilkan udara tekan yang bisa berfungsi sebagai sumber tenaga, untuk pembersihan serta pengecetan dan lain lain.
2. Mesin Bor
            Adalah alat yang digunakan untuk membuat lubang. Macamnya ada dua yaitu bor tangan dan bor duduk.
3. Mesin Geinda
            Adalah alat yang berguna untuk menghaluskan benda hasil kerja dan sekaligus bias digunakan sebagai alat potong.


MATERI SINGKAT TENTANG AC

AIR CONDITIONER (AC)
PADA MOBIL
A.     Pengertian Air Conditioner (AC)
   Ac (Air Conditioner) adalah suatu rangkaian peralatan (komponen) yang berfungsi untuk mendinginkan udara didalam kabin agar penumpang dapat merasa segar dan nyaman.

B.     Komponen-Komponen AC dan Fungsinya
1. Kompresor (Compressor)
Berfungsi untuk memompakan refigeran yang bebentuk gas agar tekananya meningkat sehingga mengakibatkan temperaturnya meningkat.

2. Kopling Magnet (Magnetic Clutch)
Adalah perlengkapan kompresor yaitu suatu alat yang dipergunakan untuk melepas dan menghubungkan kompresor dengan putaran engine. Peralatan stator, rotor, dan preasure plate. Sistem kerja dari alat ini adalah elektromagnetik.

3.Kondesor (Condenser)
Berfungsi untuk menyerap panas pada refigeran yang telah dikompresikan oleh kompresor dan mengubah refigeran yang berbentuk gas menjadi cair (dingin).

4.Dryer/Receiver
Berfungsi untuk menampung refigeran cair untuk sementara, yang selanjurnya mengalirkannya ke evaporator melalui expansi valve sesuai dengan beban pendingin yang dibutuhkan. Selain itu Dryer/Receiver juga berfungsi sebagai filter untuk menyaring ua air dan kotoran yang dapat merugikan siklus refigeran.

5.Expansion Valve
Berfungsi untuk mengabutkan refigeran kedalam evaporator agar refigeran cair dapat segera berubah menjadi gas.

6. Evaporator
Merupakan kebalikan dari kondensor, komponen ini berfungsi untuk menyerap panas dari udara yang melalui sirip-sirip pendingin evaporator sehingga udara tersebut menjadi dingin.

C.     Cara KerjaAC Mobil
1. Kompresor berputar menekan gas refigeran dari evaporator yang bertemperatur tinggi. Dengan bertambahnya tekanan dan temperaturnya juga semakin meningkat. Hal ini diperlukan untuk memudahkan pelepasan refigeran.




2. Gas refigeran yang bertekanan dan bertemperatur tinggi masuk kedalam kondensor. Didalam kondesor ini, panas refigeran dilepaskan dan terjadilah pengembunan (kondensasi). Akibatnya refigeran berubah menjadi zat cair.

3. Cairan refigeran ditampung oleh dryer/receiver untuk disaring sampai evaporator membutuhkan refigeran/

4. Expansion valve memancarkan refigeran cair ini sehingga berbentuk gas dan cairan yang bertemperatur dan bertekanan rendah.

5.Gas refigeran yang dingin dan berembun ini mengalir ke dalam evaporator. Untuk mendinginkan udara yang mengalir melalui sela-sela sirip evaporator, sehingga udara tersebut menjadi dingin seperti yang dibutuhkan oleh para penumpang mobil.

6. Gas refigeran kembali mengalir ke kompresor untuk dicairkan kembali di kondensor.

MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN PIPA/SELANG AC

PEMERIKSAAN PIPA/SELANG AC
1.      Periksa apakah ada selang/pipa AC yang gepeng, terlipat atau kerpos. Jika ada ganti dengan yang baru.
2.      Periksa keamanan penempatan selang atau pipa AC. Selang atau Pipa AC tidak boleh dekat dengan panas, komponen berputar atau bergetar keras.

3.      Jika melakukan pembokaran selang atau oleskan oli refigeran ke permukaan pipa yang akan disambung. Ring 0 harus diganti setiap dibongkar.

MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN KONDENSOR

PEMERIKSAAN KONDENSOR
1.      Periksa kemungkinan adanya kotoran yang menempel pada sirip sirip kondensor.
2.      Jika terdapat kotoran yang menempel seperti debu, daun, kertas dan sebagainya bersihkan dengan disikat kemudian di sempeot dengan air.

3.      Periksa sirip sirip kondensor jika ada yangrusak, bengkok atau terlipat perbaiki dengan meluruskannya.

MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN KOMPRESOR

PEMERIKSAAN KOMPRESOR
1.      Periksa tegangan sabuk antara roda puli kopling magnet kompresor dengan roda puli poros engkol. Tekan di bagian tengah sabuk dengan ibu jari. Peyimpangan yang baik antara 6 – 10 mm.
2.      Setel tegangan sabuk sesuai spesifikasi pada buku manual.
3.      Periksa kondisi sabuk mungkin retak – retak, using atau berserabut. Jika sudah tidak layak pakai sebaiknya ganti saja dengan yang baru.
4.      Periksa jalannya sabuk pada puli apakah berjalan lurus ataukah terpuntir. Jika sabuk terpuntir perbaiki dengan menggeser sabuk atau melepas sabuk dan memasangnya kembali.
5.      Periksa baut/mur pengikat kompresor. Baut/mur harus mengikat dengan kuat dank eras.
6.      Periksa kemungkinan adanya kebocoran oli pada poros kompresor. Bagian yang bocor biasanya terdapat endapan berwarna kuning dan kotor. Kebocoran oli biasanya disertai dengan kebocoran Freon.
7.      Perbaiki kebocoran pada sambungan dengan mengeraskan sambungan tersebut secukupnya. Pengerasan yang berlebihan dapat mengakibatkan pipa retak.
8.      Periksa volume oli kompresor. Jika kurang tambahkan oli khusus secukupnya.
9.      Periksa kerja kopling magnet. Kopling magnet harus dapat menghubung dan memutus putaran dengan poros kompresor tanpa menimbulkan bunyi yang kasar. Bunyi yang timbul merupakan hal yang biasa ketika kopling magnet baru saja terhubung karena sabuk slip untuk menyesuaikan putaran.
10.  Jika komprsor dalam bekerja dalam keadaan normal bunyi kompresor halus. Jika bunyi kompresor kasar kemungkinan terdapat kerusakan di bagian dalam misalnya katup katup kendor, ring kompresi aus, piston kocak dan sebagainya.Untuk mencari asal bunyi gunakan stetoskop. Jika tidak ada stetoskop dapat menggunakan tongkat kayu sebagai bantuan.
11.  Periksa tahanan kumparan kopling magnet. Tahanan kumparan kopling magnet dalam keadaan AC tidak bekerja antara 3 – 4Ohm.
12.  Periksa Kemungkinan adanya hubungan singkat dengan bodi kopling magnet.


MATERI SINGKAT TENTANG PEMERIKSAAN KATUP EKPANSI

PEMERIKSAAN KATUP EKPANSI
1.      Lepas katup ekspansi sesuai langkah yang ditentukan pada buku manual.
2.      Alirkan freon cair dengan tekanan 5 bar ke dalam pipa saluran tekan tinggi.
3.      Masukkan pipa control suhu katup ekspansi ke dalam cairan dingin dengan 0 derajat Celcius.
4.      Tutup kran tekanan rendah dan buka kran tekanan tinggi.
5.      Jika tekanan pada saluran tekanan rendah naik dari 1,5 bar ke 5 bar secara perlahan berarti katup ekspansi bekerja normal. Jika kenaikan tekanan pada saluran tekanan rendah berlangsung dengan cepat berarti katup ekspansi selalu membuka.

6.      Jika tekanan pada selang tekanan rendah tidak naik berarti katup ekkspansi selalu menutup.

MATERI SINGKAT TENTANG MOTOR LISTRIK

MOTOR LISTRIK
            Prinsip kerja motor listrik adalah merubah energy listrik menjadi gerak, dengan memanfaatkan prinsip – prinsip kemagnetan.
            Jika pada sebuah penghantar dialiri arus listrik maka disekeliling penghantar itu akan muncul medan magnet, jika medan magnet itu berada pada daerah medan magnet yang lain maka akan saling mempengaruhi sesuai dengan sifat kemagnetan itu sendiri.
            Pada magnet yang sama kutubnya akan saling tolak – menolak sedangkan yang tidak senama akan saling tarik menarik, prinsip inilah yang dimanfaatkan pada matar listrik, sedangkan untuk dapat berputar maka kutub magnetnya harus mengalami perubahan, maka digunakanlah mekanisme komutator dengan sikat arangnya atau dengan pengatur secara elektronik.

MATERI SINGKAT TENTANG MOTOR HIDROLIK

MOTOR HIDROLIK
            Pada pesawat hidrolik pada dasar nya adalah transfer energy dari energy gerak menjadi energy hidrolik oleh pompa hidrolik tersebut kembali menjadi gerak oleh motor hidrolik, baik berupa gerakan translasi maupun gerak putar. Adapun energy gerak awal biasanya didapatkan dari motor bakar maupun motor listrik, atau ada kalanya manual menggunakan pompa tangan, tergantung dari penggunaanya.
            Pada system – system yang menggunakan pesawat hidrolik, selain mesin penggerak mula ada beberapa komponen utama yaitu :
A. Pompa Hidrolik
            Pompa hidrolik berfungsi untuk mentransfer energy mekanik menjadi energy hidrolik dengan cara menghisap oli hidrolik dari tangki dan selanjutnya mendorong oli hidrolik tersebut kedalam system dalam bentuk aliran (flow).
            Aliran oli hidrolik dimanfaatkan dengan cara merubahnya menjadi tekanan, tekanan ini dihasilkan dengan tekanan, tekanan ini dihasilkan dengan cara menghambat aliran oli dalam system hidrolik, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan : orifice, silinder, motor hidrolik dan actuator.
B. Katup Pengatur
            Katup pengatur hidrolik berfungsi untuk mengatur atau mengarahkan aliran hidrolik di dalam system, sehingga system dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan, juga dipakai untuk membypass saluran hidrolik dari saluran tekan kesaluran isap manakala system tidak digunakan sehingga pompa tidak selalu menekan oli hidrolik.
            Katup hidrolik ada yang dikendalikan secara manual menggunakan handel tangan ada pula yang dikendalikan secara elektrik.
C. Selang Hidrolik
            Selang hidrolik berfungsi sebagai saluran oli hidrolik dari pompa sampai ke motor hidrolik , karena tekanan system hidrolik rata – rata besar maka dibutuhkan selang yang juga mempunyai daya tahan terhadap tekanan besar.
            Biasanya digunakan dua macam selang hidrolik yaitu menggunakan pipa dan menggunakan selang fleksibel, tergantung dari penggunaan masing – masing.

D. Motor Hidrolik
            Motor hidrolik berfungsi merubah energy hidrolik menjadi energy gerak atau kintis, baik dalam bentuk gerak translasi maupun gerak putar.
            Untuk gerak translasi biasanya digunakan silinder – silinder hidrolik atau actuator – actuator, sedangkan untuk gerak putar biasanya menggunakan motor hidrolik. Motor hidrolik ada yang menggunakan roda gigi ada yang menggunakan piston radial.

MATERI SINGKAT TENTANG MOTOR BAKAR

MOTOR BAKAR
            Motor bakar sering juga disebut motor pembakaran dalam, karena proses pembakaran terjadi didalam ruang bakar yang ada pada ruang silinder. Proses pembakaran yang terjadi adalah proses merubah energi panas yang tersimpan dalam bahan bakar menjadi energy gerak. Pada motor bakar untuk merubah energy panas dari bahan bakar menjadi energi gerak terdapat beberapa sistim, menurut mekanismenya dibedakan menjadi motor torak translasi dan torak rotary, menurut jenis bahan bakarnya dibedakan menjadi motor bensin dan diesel.
A.     Motor Bakar Torak Translasi
Energi gerak didapatkan dari energy panas hasil pembakaran bahan bakar melalui piston yang bergerak translasi yang selanjutnya dirubah menjadi gerak putar melalui mekanisme engkol. Menurut proses kerjanya dibedakan menjadi 2 yaitu motor 2 tak dan 4 tak.

1.      Motor 2 Tak
Disebut motor 2 tak atau motor 2 langkah karena setiap proses pembakaran dibutuhkan 2 langkah torak dari titik mati bawah ke titik mati atasdan dari titik mati atas ke titik mati bawah.
2.      Motor 4 Tak
Disebut motor  4 tak atau motor 4 langkah karena setiap proses pembakaran dibutuhkan 4 langkah torak dari titik mati bawah ke titik mati atas dan dari titik mati atas ke titik mati bawah kembali lagi sari titik mati bawah ke titik mati atas dan dari titik mati atas ke titik mati bawah. Artinya setiap putaran poros engkol dihasilkan satu kali langkah yang menghasilkan tenaga.


B.     Motor Torak Rotari
Pada prinsip motor torak rotary, energy panas dari energy kimia bahan bakar langsung dirubah menjadi gerak putar, karena pada motor ini torak merupakan sudut yang berputar.
Berikut sifat-sifat yang menonjol dari motor torak rotary :
1. Gerakan torak berotasi (berputar)
2. Pengisian, kompresi dan pembuangan diatur oleh torak
3. Lebih ringan
4. Getaran kecil
5. Jarang digunakan dan tidak diproduksi secara massal

MATERI SINGKAT TENTANG KERUSAKAN LINGKUNGAN OLEH FREON

KERUSAKAN LINGKUNGAN OLEH FREON
            Keruskan lapisan ozon disebabkan karena ozon bereaksi dengan radikal bebas chlor yang berasal dari senyawa CFC (Cloro Flouro Carbon) yang lebih dikenal dengan nama Freon. Freon banyak digunakan sebagai bahan pendingin AC, lemari es, dan juga digunakan pada bahan penyemprot insektida, penyemprot cat, penyemprot rambut, serta pelarut pada pencuci kering (dry cleaning).
            Bocornya Freon keudara akan berakibat Freon bergerak bebas hingga ke lapisan stratosfer. Lapisan tersebut akan terurai ketika terkena sinar matahari dan mengakibatkan pemecahan ozon menjadi gas oksigen. Peristiwa tersebut mengakibatkan berkurangnya lapisan ozon dalam stratosfer sehingga radiasi sinar ultraviolet lebih banyak sampai ke permukaan bumi.
            Menurut Badan Perlindungan Lingkungan pengurangan lapisan ozon 5% saja dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dan lingkungan sebagai berikut :
1.      Meningkatnya kasus kanker kulit yang berakibat kematian.
2.      Meningkatnya penyakit katarak pada mata dan kerusakan kulit akibat terbakar sinar matahari.
3.      Menurunya daya tahan manusia terhadap penyakit.
4.      Menurunya produktivitas tanaman pangan seperti beras, jagung dan kedelai.
5.      Naiknya suhu udara karena tejadi perubahan iklim.


Salah satu cara mengurangi kerusakan lingkungan akibat penggunaan CFC (Freon) adalah dengan mengurangi penggunaan Freon disegala bidang. Meskipun demikian, diperlukan waktu satu abad untuk memulihkan kondisi ozon seperti semula. 

MATERI SINGKAT TENTANG JENIS SISTEM KONTROL

JENIS SISTEM KONTROL
1.      Sistem Kontrol Mekanis
Sistem control mekanis merupakan suatu system control yang menggunakan bahan – bahan mekanis sebagai kontrolernya
2.      Sistem Kontrol Pneumatik
Sebagai media yang paling berdaya guna untuk menyalurkan sinyal dan daya, fluida baik dalam bentuk cairan ataupun gas, mempunyai banyak kegunaan dalam industry. Cairan dan gas pada dasarnya dapat dibedakan oleh relative kemungkinan penempatannya dan fakta bahwa cairan mungkin mempunyai permukaan yang bebas sedang gas, dan hidrolika berlaku untuk system yang menggunakan minyak pelumas atau oli.
Sistem pneumatika digunakan secara ekstensifdalam otomatisasi mesin – mesin produksi dan dalam bidang kontroler otomatis. Misalnya, rangkaian pneumatika yang mengubah energy udara yang di mampatkan menjadi energy mekanika digunakan secara luas, dan berbagai jenis kontroler pneumatika ditemukan di industry. Karena system pneumatika dan system hidrolika sering saling dibandingkan, maka berikut ini kita akan memberikan perbandingan antara kedua system tersebut. Perbedaan – perbedaan tersebut adalah sebagai berikut :
a.       Udara dan gas dapat dimampatkan sedang oli tidak dapat dimampatkan.
b.      Udara kekurangan sifat pelumas dan selalu mengandung uap air. Fungsi oli adalah sebagai fluida hidrolika dan juga pelumas.
c.       Tekanan operasi normal system pneumatika jauh lebih rendah daripada system hidrolika.
d.      Daya keluaran system pneumatika jauh lebih kecil daripada system hidrolika.
e.       Ketepatan actuator pneumatika adalah buruk pada kecepatan rendah, sedangkan ketepatan aktuatur hidrolika dapat dibuat memuaskan pada semua kondisi.

3.      Sistem Kontrol Hidrolik
Perbandingan antara system pneumatika dan hidrolika, fluida yang umumnya ditemukan dalam system pneumatika adalah udara. Dalam system hidrolika fluidanya adalah oli atau minyak pelumas. Perbedaan sifat – sifat fluida terutama menjadi karakteristik perbedaan yang berarti dibawah raya beban eksternal. Untuk kasus demikian , kontroler hidrolika umunya lebih dikehendaki. Berikut kelebihan dan kekurangan system control hidrolika :



Kelebihan system control hidrolika
1.      Fluida hidrolika bertindak sebagai pelumas, disamping membawa pergi panas yang dihasilkan dalam system ke tempat pertukaran panasyang baik.
2.      Actuator hidrolika yang secara perbandingan ukurannya kecil dapat mengembangkan gaya dan torsi yang besar.
3.      Aktuator hidrolika mempunyai kecepatan tanggapan yang lebih tinggi dengan start, stop dan kecepatan kebalikan yang cepat
4.      Aktuator hidrolika dapat dioperasikan dibawah keadaan berkesinambungan, terputus – putus , kebalikan dan melambat tanpa mengalami kerusakan.
5.      Tersedianya actuator balik linear maupun putar memberikan fleksibilitas dalam desain.
Kekurangan system control hidrolika
1.      Daya hidrolika tidak siap tersedia dibandingkan dengan daya listrik.
2.      Biaya system hidrolika mungkin lebih tinggi daripada system listrik yang sebanding dan mengerjakan fungsi yang mirip.
3.      Bahaya apidan ledakan ada, kecuali jika menggunakan fluida tahan api.
4.      Karena suka sekali merawat system hidrolika yang bebas dari kebocoran, maka system tersebut cenderung kotor.

5.      Oli yang terkontaminasi mungkin menyebabkan kegagalan system hidrolika untuk fungsi dengan benar

MATERI SINGKAT TENTANG GENERATOR LISTRIK

GENERATOR LISTRIK
            Didalam penghantar yang mengalami perubahan kuat medan magnet, maka pada saat perubahan tersebut terjadi tegangan listrik. Tegangan ini disebut induksi magnet.
            Pada penghantar akan terjadi tegangan induksi, jika penghantar memotong garis – garis gaya magnet atau garis – garis gaya magnet memotong penghantar.
            Tegangan induksi akan semakin besar jika :
1. Penghantar semakin cepat memotong garis – garis gaya magnet.
2. Garis – garis gaya magnet semakin padat (medan magnet kuat).
3. Panjang penghantar yang aktif di dalam penghantar semakin besar.
            Jika kumparan didalam medan magnet berputar secara terus menerus, maka pada kumparan akan dibangkitkan gaya gerak listrik.

            Melalui cicin geser dan sikat arang arus mengalir secara terus menerus dari kumparan yang berputar ke pemakai (lampu).

MATERI SINGKAT TENTANG DASAR ILMU STATIKA & TEGANGAN

DASAR ILMU STATIKA& TEGANGAN
            Ilmu statika pada dasarnya merupakan pengembangan ilmu fisika, yang menjelaskan kejadian alam sehari hari, yang berkaitan dengan kehidupan sehari hari dan yang berkaitan dengan gaya gaya yang bekerja pada sebuah benda.
1.      Gaya
Gaya adalah sesuatu yang menyebabkan deformasi pada suatu struktur. Gaya mempunyai besaran arah, digambarkan dalam bentuk vector yang arahnya ditunjukkan dengan anak panah, sedangkan panjang vector digunakan untuk menunjukan besarannya.
2.      Vektor Resultan
Sejumlah gaya yang bekerja pada suatu struktur dapat direduksi menjadi resultan gaya, maka konsep ini membantu dalam menyederhanakan permasalahan. Menghitung resultan gaya tergantung dari jumlah dan arah dari gaya gay tersebut.
Ada beberapa cara menghitung resultan gaya, yaitu antara lain :
- Metode penjumlahan dan pengurangan vector gaya.
Metode ini menggunakan konsep bahwa dua gaya atau lebih terdapat pada garis kerja gaya yang sama (segaris) dapat langsung dijumlahkan (sama/searah) atau dikurangkan (jika arahnya berlawanan.

- Metode segitiga dan segi banyak vector gaya.
Metode ini menggunakan konsep, jika gaya gaya yang bekerja tidak segaris, maka dapat digunakan cara Parallogram dan segitiga gaya. Metode tersebut cocok jika gaya gayanya tidak banyak, Namun jika terdapat lebih dari dua gaya, maka harus disusun suatu sefi banyak gaya. Gaya gaya kemudian disusun secara berurutan, mengikuti arah jarum jam.
Jika telah terbentuk segi banyak tertutup, maka penyelesaiannya adalah tidak ada resultan gaya atau resultan gaya sama dengan nol. Namun jika terbentuk segi banyak tidak tertutup, maka garis penutupnya adalah arah resultan gaya.

-Metode proyeksi vector gaya.
Metode proyeksi menggunakan konsep bahwa proyeksi resultan dari dua buah vector gaya pada setiap sumbu adalah sama dengan jumlah aljabar proyeksi masing masing komponennya pada sumbu yang sama.




MATERI SINGKAT TENTANG DASAR ELEKTRONIKA

DASAR ELEKTRONIKA
            Dalam dunia elekronika kompnen ada beraneka ragam dan jenis namun dari kesemuanya itu dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu komponen aktif dan komponen pasif. Sebagai contoh komponen pasif adalah : resistor, inductor dan kapasitor sedangkan contoh komponen aktif adalah : diode, transistor, tyristor, opamp dan IC. Perbedaan yang mencolok antara keduanya adalah pada komponen pasif tidak mengubah bentuk gelombang sinyal ac yang diberikan kepadanya sdangkan komponen aktif dapat menyearahkan, menguatkan dan mengubah bentuk gelombang sinyal AC yang diberikan kepadanya.
1.      Tahanan (Resistor)
Resistor dapat disebut juga seabagai tahanan atau hambatan dimana resistor digunakan untuk menghambat aliran dari arus listrik yang diberikan. Resistor memiliki nilai yang disebut resistansi dalam satuan ohm dengan lambang omega. Berikut ada macam macam resistor yaitu trimpot, thermistor, light dependent resistor, potensiometer dan variable resistor.
            Kode warna resistor
Warna Cincin
Cincin I Angka ke 1
Cincin II Angka ke 2
Cincin III Angka ke 3
Cincin IV Pengalih
Cincin V Toleransi
Hitam
0
0
0
X10.0

Coklat
1
1
1
X10.1
+- 1%
Merah
2
2
2
X10.2
+- 2%
Jingga
3
3
3
X10.3

Kuning
4
4
4
X10.4

Hijau
5
5
5
X10.5

Biru
6
6
6
X10.6

Ungu
7
7
7
X10.7

Abu – abu
8
8
8
X10.8

Putih
9
9
9
X10.9

Emas



X10.-1
+- 5%
Perak



X10.-2
+- 10%
Tanpa Warna




+- 20%

2.      Kondensator (Capasitor)
Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yand dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan – bahan dielektrik yang umu dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik maka muatan muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki metalnya dan pada saat yang sama muatan muatan negative terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir ke ujung kutup negative dan sebaliknya muatan negative tidak bisa menuju ke kutup positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi. Kapasitor terdiri dari 3 macam yaitu kapasitor non polar, kapasitor bipolar dan kapasitor variable.
3.      Dioda
Dioda termasuk komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor. Dioda merupakan semikonduktor yang pertama ditemukan. Dioda memiliki fungsi yang uni yaitu hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja, itulah mengapa dioda disebut semikonduktor atau setengah penghantar.
Struktur diode tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.
4.      Thyristor
Thyristor berasal dari kata Yunani yang berate pintu. Dinamakan demikian barangkali karena sifat komponen ini yang mirip dengan pintu yang dapat dibuka dan dapat ditutup untuk melewatkan arus listrik.
Ada beberapa komponen yang termasuk thyristor anatara lain adalah komponen – komponen thyristor yang dikenal dengan sebutan SCR (Silicon Controlled Rectifier), TRIAC dan ADAC.
Ciri – cirri utama dari sebuah thyristor adalah komponen yang terbuat dari bahan semikonduktor silicon. Walaupun bahannya sama, tetapi struktur P-N junction yang dimilikinya lebih kompleks dari pada bipolar. Komponen thyristor lebih digunakan sebagai saklar daripada sebagai penguat arus atau teganagan seperti halnya transistor.
5.      Transistor
Transistor merupakan diode dengan dua sambungan. Sambungan itu membentuk transistor PNP dan NPN. Ujung – ujung terminalnya berturut – turut disebut emitor, base dan kolektor. Base selalu ada ditengah , diantar emitor dan kolektor.
E
B
C
N
P
N


E
B
C
P
N
P